Sabtu, 03 Agustus 2013

10 TANDA-TANDA BAYI ANDA SAKIT

Salah satu kesulitan dalam perawatan bayi adalah mengetahui apakah bayi Anda sehat atau tidak. Bayi tidak dapat memberi tahu kita apa yang mereka rasakan, jadi kita harus mengandalkan pada reaksi tubuh mereka. Untungnya, bayi selalu memberikan tanda-tanda bila tidak sehat. Tanda-tanda itu dapat sangat nyata atau kurang nyata. Demam/dingin, muntah, dan biduran adalah beberapa di antara tanda yang nyata. Tanda yang kurang nyata antara lain menjadi pasif atau cengeng , tidak tertarik dengan apa yang terjadi di sekelilingnya, kurang selera makan, atau tidak buang air besar dalam beberapa hari.
1. Kulit Kuning (Jaundice)
Bila kulit bayi Anda menguning, segera hubungi dokter. Kondisi ini biasanya muncul pada bayi yang baru lahir dan menandakan liver bayi tidak berfungsi dengan baik. Terkadang, gejala itu tidak muncul sampai bayi di bawa ke rumah 
Hati-hatilah jika Anda memiliki bayi dan ada warna kuning pada kulit bayi. Warna kulit pada bayi bisa jadi merupakan akibat dari pigmen bilirubin. Pigmen birilubin merupakan hasil penguraian dari sel darah merah yang sudah mati. Penguraian sel darah merah ini terjadi setiap jangka waktu tertentu yang normalnya dilakukan oleh hati, kemudian dibuang bersama air besar. Semasa dalam kandungan proses penguraian sel darah merah menjadi bilirubin ini dilakukan di hati Ibu. Setelah lahir, penguraian dilakukan oleh hati bayi, yang belum sepenuhnya sempurna. Akibatnya terjadi kelebihan bilirubin yang menyebabkan kulit bayi berwarna kuning (inkretus).Penyebab kulit kuning pada bayi juga bisa diakibatkan oleh adanya gangguan pada pengeluarannya. Bilirubin yang seharus keluar bersama kotoran, tidak dapat keluar sehingga terjadi penumpukan bilirubin yang juga dapat menyebabkan kulit kuning pada bayi.
Warna kulit kuning pada bayi (inkretus) bisa bersifat patologik, yang dapat mengganggu saraf pusat bahkan kematian. Inkretus yang bersifat patologik ini disebut hyperbilirubinemia. Untuk mengetahui apakah bayi memiliki warna kulit kuning atau tidak, bisa dilihat secara langsung ditempat yang terang. Jika ada, akan terdapat blok warna kuning di bagian tubuh bayi. Selain itu juga bisa dilakukan dengan menekan bagian tubuh bayi dengan telunjuk selama beberapa detik, kemudian lepaskan, jika bekas bagian tubuh yang ditekan berwarna kuning, maka kemungkinan bayi memiliki bilirubin berlebih. Anda juga bisa langsung memeriksakan bayi Anda kedokter untuk mengetahuinya.
Warna kuning pada kulit bayi juga bisa bersifat fisiologik. Warna kulit ini terdapat pada bayi berusia 0-2 minggu. Ciri-cirinya warna kuning tidak sampai pada telapak tangan dan telapak kaki bayi, hanya dibagian tubuh yang lain dan jumlahnya tidak terlalu banyak. Tidak terlalu berbahaya. Cara mengatasinya adalah dengan menjemur bayi kurang lebih 30 menit di pagi hari sebelum jam 9. Jika lebih dari 2 minggu masih terdapat warna kuning, segeralah periksakan bayi Anda ke dokter.

2. Perubahan Selera Makan
Bila bayi Anda berkali-kali menolak makan atau tidak berselera makan, hubungi dokter.
3. Perubahan Mood
Bila bayi Anda menjadi pasif atau sulit dirangsang, mudah menangis/cengeng dan sulit ditenangkan, segera hubungi dokter.
4. Tubuh Demam atau Dingin
Demam adalah reaksi tubuh terhadap infeksi.Anda dapat mengukur suhu badan anak anda di beberapa tempat tertentu, yaitu di dahi (untuk termometer bentuk strip/kertas), dibawah lidah , dikempit di ketiak (untuk termometer air raksa/merkuri), atau di telinga (termometer infra merah).
Jangan melakukan pengukuran suhu dengan memasukkan termometer ke pantat anak, karena dapat mengakibatkan berbagai hal yang tidak diinginkan apabila dilakukan bukan oleh tenaga profesional. Pengukuran di bawah ketiak biasanya paling akurat.
Dokter biasanya akan menanyakan dimana tempat anda melakukan pengukuran suhu, karena akan ada sedikit perbedaan hasil, pada pengukuran di tempat yang berbeda.
Bila temperatur badannya lebih dari 38' C berarti bayi Anda demam. Bila bayi Anda kurang dari 3 bulan dan demam, apalagi diiringi gejala lain seperti biduran, segera hubungi dokter. Pada bayi yang lebih tua, Anda dapat memberikan anti demam untuk meredakan panas. Hubungi dokter bila panas tidak turun setelah 24 jam.
5. Muntah dan Diare
Muntah berbeda dengan gumoh, yang merupakan hal biasa pada bayi. Muntah lebih kuat, volumenya lebih banyak dan tidak terjadi hanya setelah bayi diberi makan. Muntah dan diare dapat disebabkan oleh infeksi, masalah pencernaan dan penyakit lainnya. Keduanya berpotensi membahayakan bayi karena dehidrasi. Tanda-tanda bayi yang dehidrasi antara lain:
- Haus berlebihan
Ini agak jelas, tetapi jika bayi kurang cairan dia secara alami akan merasakan dorongan untuk minum lebih banyak. Bayi mungkin menangis sampai diberikan botol dan kemudian terus mengisap sampai semua air, susu atau jus habis. Ini adalah tanda dehidrasi ringan dan sedang.

- Terlihat lesu dan tidak sehat
Bayi yang tampak lesu mungkin menderita dehidrasi serius serta harus diberikan cairan dan dibawa ke dokter segera. Kelesuan pada bayi meliputi kurangnya energi, keinginan untuk berbaring sepanjang hari dan kurangnya memperlihatkan emosi.

- Hilangnya elastisitas kulit
Dehidrasi pada bayi bisa menyebabkan hilangnya elastisitas kulit. Jika Anda mencoba dengan lembut mencubit kulit anak Anda dan tidak cepat kembali ke posisi normal, ini bisa menjadi tanda dehidrasi. Hal ini terjadi karena tidak cukup air mencapai kulit.
- Mulut kering , lengket dan air mata kering
Bayi yang tidak terhidrat dengan benar sering menunjukkan gejala mulut kering. Hal ini dapat disertai dengan air liur putih atau busa di sudut mulut bayi.air

- Popok kering
Popok bayi kering selama lebih dari beberapa jam dan tentu tidak boleh kering selama lebih dari 5 atau 6 jam. Hal ini dapat terjadi bila bayi dehidrasi karena tubuhnya menggunakan sedikit cairan yang diminum dan juga hanya mengeluarkan sedikit cairan. Sembelit adalah gejala serupa, walaupun ini mungkin hasil dari hal-hal lain seperti nafsu makan yang buruk atau sistem pencernaan lambat.

6. Masalah Telinga
Bila bayi Anda demam, cengeng dan menarik atau menekan-nekan telinganya, dia mungkin terkena infeksi telinga. Infeksi telinga adalah hal yang umum dan tidak selalu membahayakan, tapi Anda perlu berkonsultasi dengan dokter untuk mendapatkan antibiotik bagi bayi Anda. Infeksi telinga yang tidak ditangani dapat menyebabkan masalah pendengaran yang permanen.
7. Biduran/Ruam
Hubungi dokter bila bayi mengalami biduran atau ruam yang luas, terutama bila diikuti demam.
8. Sulit Buang Air Besar
Setiap bayi memiliki kebiasaan buang air besar sendiri. Ada yang setiap hari buang air, ada yang beberapa hari sekali. Bila bayi tidak buang air besar sesuai pola biasanya, atau ketika tampak kesulitan saat buang air, hubungi dokter.
9. Masalah Mata
Bila salah satu atau kedua mata bayi memerah atau mengeluarkan kotoran (jawa: “ketepan”), periksakan ke dokter.
10. Jatuh atau Terbentur di Kepala
Bagaimana pun Anda berhati-hati menjaganya, bayi Anda pasti sesekali pernah jatuh. Semakin besar, semakin sering mereka jatuh. Bila dia jatuh dari kursi yang tinggi atau terlepas dari timangan Anda, Anda harus mengecek secara menyeluruh kondisi tubuhnya dan mengamati kondisi kesehatannya dalam 24 jam. Bila dia menangis setelah jatuh, itu tandanya dia tidak terlalu serius mengalami luka. Segera bawa ke dokter bila bayi Anda:
  • Tampak lemah atau bingung
  • Sulit menggerakkan sebagian anggota badannya
  • Memiliki darah mengumpul di bagian putih matanya
  • Mengeluarkan darah dari hidung (mimisan) dan telinga
  • Fokus matanya menjadi bersilangan, ukuran pupil tidak sama, atau muntah-muntah
  • Menangis keras bila bagian tubuhnya tertentu digerakkan/disentuh
  • Tidur lebih lama dari biasanya

    CARA MEMIJAT BAYI ANDA DISERTAI GAMBAR















    Tradisi  memijat bayi   sudah  ada di  masyarakat  Indonesia  sejak dulu.  Kebiasaan ini dianggap memberikan banyak    manfaat bagi bayi     bahkan sebagai salah    satu cara pengobatan  bagi   bayi yang sakit    tertentu. Pemijatan     secara  tradisional biasanya dilakukan oleh  dukun beranak/bayi yang    membantu sang ibu melahirkan. Berikut ini tanggapan para ahli kesehatan, teknik dan tips memijat si kecil.








    Bayi -bayi prematur yang dipijat secara teratur setiap hari menunjukkan perkembangan fisik dan emosional yang lebih baik ketimbang bayi-bayi yang tidak dipijat. Selain itu berat badan bayi prematur yg dipijat akan mengalami peningkatan berat badan 20 hingga 40 persen dibandingkan yang tidak dipijat.

    Dan hal ini telah dibuktikan oleh para ahli di Fakultas Kedokteran Universitas Miami pada tahun 1986. Dipimpin oleh Tiffany M Field PhD.
    Selain itu, katanya, bayi-bayi yang dipijat selama lima hari saja, daya tahan tubuhnya akan mengalami peningkatan sebesar 40 persen dibanding bayi-bayi yang tidak dipijat.
    Pijat bayi ternyata bukan hanya berpengaruh pada pertumbuhan fisik dan emosional bayi. Jika dilakukan oleh ayah misalnya, maka pijat bayi itu bisa meningkatkan produksi ASI (Air Susu Ibu) pada tubuh ibu dan disebut ''pemberdayaan ayah,'' . Tapi bagaimana penjelasannya?
    Ketika seorang ayah berinisiatif memijat si bayi, hal itu akan menimbulkan perasaan positif pada istri. Inisiatif suami ini membuat istri merasa disayang, nyaman, dan perasaan positif lainnya. Dan perasaan seperti ini akan merangsang produksi hormon oksitosin. Untuk diketahui, hormon ini sangat berguna untuk memperlancar produksi ASI. Penelitian menunjukkan, 80 persen produksi hormon oksitosin dipengaruhi oleh kondisi psikis ibu.

    Selain itu, pijat bayi akan membuat bayi cepat lapar. Makin banyak ASI disedot oleh bayi (menyusui), maka produksi ASI makin meningkat. Ini karena dalam proses produksi ASI berlaku hukum supply and demand. Artinya, makin banyak ASI dikeluarkan, makin banyak pula ASI diproduksi. Begitu pula sebaliknya.
    Manfaat Pijat Bayi
    Pengaruh   positif   atau   manfaat pijat bayi sendiri    bagi tumbuh kembang anak   telah lama diketahui. “Manfaatnya antara lain mengembangkan sistem imun, membantu bayi berlatih relaksasi, membantu mengatasi gangguan tidur dan membuat bayi tidur lebih lelap dan lama, memperkuat ikatan (bonding) bayi dengan ibu/orangtua,” jelas dr. Rini Sekartini, Sp.A dari Departemen Ilmu Kesehatan Anak FKUI-RSCM.


    Tata cara pemijatan Bayi
    Mengingat manfaatnya yang tidak kecil, sudah sepantasnya para orangtua menerapkan terapi sentuhan ini pada bayi mereka. Bagaimana caranya, ikuti tips berikut ini.
    Sebelum mulai memijat, lakukan beberapa langkah persiapan, yaitu:
    1. Tangan ibu dalam keadaan bersih,
    2. Usahakan tidak berkuku panjang atau menggunakan perhiasan yang kemungkinan menyakiti   bayi.
    3. Ruang untuk memijat usahakan hangat dan tidak pengap.
    4. Siapkan handuk, baju, popok dan baby oil/baby lotion. Baby oil yang lembut selain berfungsi   sebagai bahan   pelicin, juga berguna untuk menghaluskan dan menjaga kelembaban kulit si   kecil. Gunakan juga  baby lotion  bila kulit si kecil cenderung kering. Hati-hati, jangan sampai    baby oil/baby lotion ini memerciki  matanya.
    5. Bayi selesai makan atau tidak berada dalam keadaan lapar.
    6. Usahakan tidak diganggu dalam waktu lima belas menit untuk melakukan proses pemijatan.
    7. Baringkan bayi di atas kain rata yang lembut dan bersih.
    8. Ibu/ayah duduk dalam posisi nyaman.
    9. Sebelum memijat, mintalah izin kepada bayi dengan cara membelai wajah dan kepalanya,    dan ajaklah si kecil   berbicara dengan lembut.
    10. Jangan memijat si kecil pada saat ia sedang demam atau sakit, karena ia malah merasa    tidak nyaman.
    11. Hindari memijatnya saat ia tidur, karena istirahat yang terganggu hanya akan membuatnya   rewel. 
    12. Jaga temperatur si kecil jangan sampai suhu tubuhnya di bawah 35 derajat Celsius.  
    13. Hindari pemijatan oleh pemijat bayi yang kurang ahli, karena bisa mengganggu  perkembangan  dan struktur  tulang balita.

    Setelah melakukan persiapan itu, pemijatan bisa dimulai. Berikut ini contoh cara memijat beberapa bagian tubuh bayi:
    1.     Pijat kaki
    Mulailah dengan memegang kaki bayi pada pangkal paha seperti cara memegang pemukulsoftball. Gerakkan tangan ke bawah secara bergantian seperti memerah susu dan putar.
    Pegang pangkal paha dengan tangan secara bersamaan memeras dan memutar kaki bayi dengan lembut dari pangkal paha ke arah mata kaki. Kemudian, telapak kaki diurut dengan dua ibu jari secara bergantian mulai dari tumit ke seluruh telapak kaki. Pijat jari kaki satu-persatu dengan memutar menjauhi telapak, diakhiri tarikan lembut di tiap ujung jari. Lalu, peras dan putar pergelangan kaki dengan ibu jari dan jari lain. Usap kaki bayi dengan tekanan lembut dari pangkal paha hingga akhir.
    2.     Perut bayi
    Pijat perut bayi dari atas ke bawah seperti gerakan mengayuh sepeda. Pijat perut mulai bagian kiri atas ke bawah dengan jari-jari tangan membentuk huruf I lalu L terbalik.
    3.     Pijat dada
    Buat gerakan ke atas sampai dengan bawah leher lalu ke samping kiri-kanan di atas tulang selangka membentuk gambar jantung lalu kembali ke ulu hati. Gerakan diagonal di dada (huruf X) dari kiri ke kanan.
    4.     Pijat lengan bayi
    Peras dan putar dengan kedua tangan dengan lembut mulai dari pundak ke pergelangan tangan. Pijat telapak tangan dengan ibu jari mulai telapak hingga jari-jari. Usap punggung tangan dari arah pergelangan ke jari-jari dengan lembut. Peras sekeliling pergelangan tangan dengan ibu jari dan telunjuk.
    5.     Pijat wajah
    Lakukan gerakan menekan ibu jari mulai dari pertengahan alis, terus turun melalui tepi hidung ke arah pipi. Lakukan hal yang sama pada rahang atas, kemudian gerakkan ke arah samping seolah membuat garis senyum. Gerakan jemari tangan Ibu dari belakang telinga kanan dan kiri secara bersamaan ke arah dagu.
    6.     Pijat punggung
    Letakkan si kecil dalam posisi tengkurap, lalu pijatlah dengan gerakan-gerakan melingkar mulai dari pundak sampai bokong. Kemudian pijatlah dengan gerakan menggaruk ke arah bawah memanjang sampai ke bokong.

    Sumber : Dari berbagai sumber

    Rabu, 26 Juni 2013

    Cara Agar Anak Menjadi Pintar

    Cara Agar Anak Menjadi Pintar – Setiap orangtua pasti menginginkan anak-anaknya menjadi pintar. Segala macam cara dilakukan agar anaknya menjadi cerdas dan pintar. Bahkan sejak dari bayi orangtua sudah mengajarkan anaknya agar tumbuh menjadi pintar dan cerdas. Rangsangan-rangsangan terhadap panca indera seperti penglihatan, pendengaran, penciuman, perasa, dan peraba yang dilatih sedini mungkinakan membuat otak semakin terstimulasi dengan rangsangan tersebut.  Oleh karena, orangtua harus berperan aktif dalam mengembangkan fungsi panca indera seorang anak.

    Bukan hanya tempat pendidikan yang mampu membuat anak menjadi pintar dan cerdas. Peran serta orangtua dan lingkungan dirumah juga akan membentuk kepintaran seorang anak dan kecerdasan seorang anak. Kalo bukan orangtua yang mengarahkan belum tentu anak akan menjadi seorang yag cerdas. Kepintaran dan kecerdasan seorang anak juga merupakan warisan dari orangtuanya, tapi memang tidak terlalu siginifikan hanya 20-40% kepintaran dan kecerdasan seorang anak berasal dari faktor keturunan.
    Cara Agar Anak Menjadi Pintar
    Melihat anak tumbuh dan berkembang menjadi seorang yang pintar dan cerdas memang akan sangat membanggakan orangtua. Oleh karena itu orangtua harus mengetahui cara-cara agar anak menjadi pintar dan cerdas. Berikut ini ada beberapa informasi tentang Cara Agar Anak Menjadi Pintar.
    1. ASI
    Pemberian ASI ekslusif terhadap bayi akan membantu bayi tumbuh menjadi anak yang pintar dan cerdas. Bagi para calon ibu atau ibu yang masih mempunyai bayi usahakan untuk memberikan ASI ekslusif. Namun, ada saja ibu yang tidak bisa memberikan ASI ekslusif terhadap anaknya. Jangan khawatir, masih ada cara lain untuk membuat anak menjadi pintar dan cerdas.

    2. Gizi
    Mengkonsumsi makanan sehat sangat baik untuk perkembangan otak seorang anak. Kenalkan anak dengan makanan-makanan sehat seperti sayur, daging, dan buah. Makanan 4 sehat 5 sempurna yang mempunyai kandungan gizi yang lengkap akan memberikan manfaat yang baik untuk anak. Mengkonsumsi Omega-3 yang berasal dari ikan seperti ikan tuna, salmon dan jenis ikan lainnya juga sangat membantu untuk perkembangan otak.
    3. Musik
    Sebaiknya orangtua mengenalkan anak kepada musik sejak dini. Anak yang mengenal musik sejak dini merupakan cara untuk melatih otak kanan anak.
    4. Sarapan
    Sarapan  menjadi hal penting untuk memulai aktivitas setiap harinya. Hal ini masih sering diabaikan oleh orantua. Biasanya orangtua jarang memberikan sarapan terhadap anak nya. Sebenarnya, kebiasaan sarapan sejak dini akan membantu anak dalam meningkatkan konsentrasi dan memori otak. Asupan gizi yang baik yang didapat dari sarapan pagi akan menghindari anak menjadi lelah dan sulit menerima pelajaran.
    5. Biasakan Membaca
    Membaca memang merupakan hal yang sangat penting dilakukan untuk menjadikan anak pintar dan cerdas. Seperti yang kita tau buku adalah gudang ilmu, oleh karena itu biasakan anak-anak membaca hal-hal yang bisa membuat anak tertarik.
    6. Ikut Bermain
    Peran aktif orangtua sangat dibutuhkan untuk membantu anak menjadi pintar dan cerdas. Temani anak pada saat mereka bermain. Kenalkan anak dengan permainan dan benda-benda yang dijadikan mainan. Hal ini akan membantu mempercepat proses belajar dan pengetahuan anak.

    Demikianlah informasi tentang Cara Agar Anak Menjadi Pintar yang bisa orangtua lakukan dirumah. Semoga dapat membantu


    Menghilangkan Kebiasaan Mengompol Anak

    Anak mengompol pada usia-usia dini memang hal yang wajar. Karena dalam rentang waktu umur anak tersebut belum bisa mengontrol saraf sfingter untuk berkemih. Yang dimaksud dengan pengertian mengompol adalah kencing yang tidak disengaja ketika tidur dan terjadi berulang kali dan tidak sadar pada usia di mana kontrol sfingter sudah seharusnya berfungsi. Dan masalah ini seringkali terjadi pada anak-anak kita juga. Dan sebagai orang tua kita harus mempunyai kiat tips hilangkan kebiasaan mengompol anak kita juga.

    Kebiasaan mengompol ini juga masih terjadi pada anak saya yang masih berumur 4 tahun. Walau tidak sesering sebelumnya. Biasanya anak mengompol pada waktu tidur malam ketika anak tidak diajak dan dibiasakan kencing buang air kecil (BAK) terlebih dahulu sebelum beranjak tidur. Dan juga ketika anak banyak minum air baik itu air putih atau pun meminum susu sebelum beranjak ke tempat tidur untuk beristirahat. Tips atasi kebiasaan mengompol anak juga perlu kita lakukan dengan cara yang bijaksana juga. Karena ini adalah bagian dari pendidikan untuk anak kita juga.

    Kemampuan anak dalam menghentikan kebiasaan ngompol di malam hari memang tergantung pada masing-masing anak dan juga kemampuan orang tua dalam mendidik dan melatih anak-anaknya untuk tidak terus kencing ketika tidur baik di siang hari maupun di malam hari. Biasanya anak laki-laki membutuhkan waktu yang lebih lama untuk berhenti dari kebiasaan mengompol di malam hari waktu tidur. Bahkan faktanya banyak juga kasus anak yang sudah memasuki usia sekolah dasar masih belum mampu menghentikan kebiasaan ngompolnya. Dan ini bisa menjadi sebuah masalah bila dibiarkan berlarut-larut.

    Menghilangkan Kebiasaan Mengompol Anak
    Ada beberapa penyebab anak mengompol ketika sedang tidur. Dan kemungkinan hal yang bisa menyebabkan anak mengompol adalah :
    1. Dalam Keadaan Tidur Terlelap Nyenyak. Dalam kondisi anak tidur nyenyak maka otot-otot seluruh tubuh akan mengalami relaksasi maksimal. Termasuk otot yang mengatur mengenai buang air kecil ini. Sehingga hal ini akan menyebabkan pengaturan otot kandung kemih anak berbeda dengan keadaan yang tidak tidur.
    2. Gangguan Anatomi Sistem Kandung Kemih Anak. Hal ini memang jarang terjadi. Gangguan anatomi kandung kemih ini bisa juga menjadi penyebab anak sering mengompol. Karena kapasitas kandung kemih yang lebih kecil dari anak normal yang lainnya pada usia yang sama pula.
    3. Keterlambatan Dalam Sistem Persyarafan. Perkembangan sistem saraf yang bekerja pada sistem perkemihan akan sangat menentukan kemampuan anak untuk belajar dan mengontrol pengeluaran air kencingnya. Keterlambatan perkembangan sistem saraf pada sistem urinaria akan bisa menjadikan anak memiliki kebiasaan ngompol yang berkepanjangan. Ini berbeda dengan kelainan pada apa yang dalam dunia medis disebut dengan Inkontinensia Urine.

    Berikut beberapa hal yang bisa dilakukan oleh para orang tua dalam melakukan cara menghilangkan kebiasaan mengompol yaitu :

    Toilet Training.
    Membiasakan anak untuk kencing di kamar mandi atau di toilet sedini mungkin akan bisa menjadi salah satu tips menghentikan kebiasaan anak mengompol nantinya. Hal ini juga akan bisa melatih secara perlahan anak dalam mengatur syaraf kandung kemihnya. Biasakan anak ketika sudah mulai merasakan akan kencing untuk bilang kepada orang tuanya dan orang tua harus segera mengantarnya ke kamar mandi atau pun toilet.

    Memahami Keadaan Anak.
    Maksudnya adalah mengetahui akan segi psikologis anak. Jangan sampai kita sebagai orang tua menyalahkan anak-anak kita ketika ngompol. Karena dengan hal tersebut justru akan membuat akan bisa mempunyai rasa bersalah yang berkepanjangan dan anak bisa memiliki sifat pemalu berlebihan ketika beranjak dewasa nantinya.

    Jangan selalu salahkan anak ketika mengompol adalah satu kiat dalam menghentikan kebiasaan anak ngompol ketika tidur. Karena hal ini bisa menimbulkan rasa stress tersendiri bagi sang anak. Berikan perhatian dan ajarkan cara dan tempat untuk kencing yang benar yaitu bukan di tempat tidur melainkan di kamar mandi atau pun toilet. Ini adalah bagian dari cara mengatasi anak sering mengompol juga.

    Biasakan Anak Kencing Dahulu Sebelum Tidur.
    Hal ini juga diterapkan kepada anak saya yang berumur 4 tahun. Dan hal ini bisa efektif karena anak secara pelan-pelan bisa mengurangi kebiasaan mengompolnya tersebut. Di mulai dari mulai berkurangnya frekuensi ngompolnya sampai berhenti sama sekali dari kebiasaan kencing ketika tidur ini.

    Kurangi Kebiasaan Minum Berlebihan Ketika Akan Tidur.
    Hal ini bisa membantu mengurangi jumlah urin yang tertampung dalam kandung kemih anak ketika dalam keadaan tidur (terutama malam hari). Dan akan mengurangi resiko anak mengompol waktu tidur malam hari. Hal ini dikarenakan jumlah waktu tidur malam hari lebih banyak dibandingkan waktu istirahat tidur di siang hari. Termasuk mengurangi kebiasaan meminum susu yang banyak sebelum beranjak tidur. Dan juga karena berbeda antara kebutuhan tidur anak dalam dua waktu yang berbeda di atas.

    Demikian beberapa langkah tips serta kiat kita sebagai orang tua untuk bisa menghentikan akan kebiasaan anak mengompol di kala waktu tidurnya.

    Tips Untuk Mengobati Sariawan Pada Bayi

    Ternyata sariawan tidak hanya menyerang orang-orang dewasa anda, tahu kah anda putra-putri anda yang masih bayi dan balita juga bisa mengalami sariawan padahal mereka masih mengkonsumsi Air Susu Ibu (ASI). Yang menyebabkan sariawan pada bayi adalah karena tumbuhnya jamur seperti jenis Candida Albicans yang ditularkan melalui puting payudara ibu.

    Karena bayi masih sangat sensitive, untuk mengobati sariawan tersebut anda juga harus berhati-hati dan menggunakan cara-cara alami seperti yang dijelaskan Naturalnews.com di bawah ini,

    • Konsumsi makanan yang mengandung probiotik
    Karena bayu anda masih mengkonsumsi ASI, maka untuk mengobati sariawan dan mencegahnya kembali juga harus dari anda. Cara pertama yang ampuh untuk mengobati sariawan adalah dengan mengkonsumsi makanan-makanan yang mengandung prebiotic. Makanan-makanan itu antara lain acar kimchi, yogurt dan sumplemen prebiotic. Dengan mengkonsumsi jenis makanan tersebut anda bisa menjaga keseimbangan bakterei sehat yang menghalangi tumbuhnya jamur Candida.

    • Diet yang tepat
    Diet di sini bukan berarti anda harus menurunkan berat badan dengan mengurangi asupan makanan yang masuk, tetapi yang harus anda lakukan andalah memastikan mengkonsumsi makanan yang sehat agar kekebalan tubuh anda dan bayi yang anda susui menjadi kuat. Sebaiknya, selama anda menyusui kurangi dan hindari masakan olahan kaleng dan yang mengandung terlalu banyak gula karena tidak baik untuk kesehatan.

    • Cuka sari apel
    Tahukah anda jamur dan cuka tidak bisa hidup berdampingan. Oleh sebab itu, jika anda ingin menghilangkan jamur, anda bisa menggunakan cuka untuk mencegah pertumbuhan jamur pada mulut bayi. Oiya, jika bayi anda sedang sariawan, coba oleskan cuka sari apel ke putting payudara. Dengan melakukan hal itu sariawan yang dialami oleh bayi anda lama kelamaan akan hilang.

    • Minyak kelapa
    Minyak kelapa murni adalah obat anti jamur alami yang sangat ampuh dan aman untuk bayi anda. Dengan mengoleskan minyak kelapa ke puting payudara pertumbuhan jamur di mulut bayi akan sangat mudah di atas.

    • Bawang putih
    Selain menjadi bumbu dapur, bawang putih juga bisa digunakan sebagai antibiotic, bawang putih juga dipercaya bisa mengatasi masalah jamur. Caranya pun sangat mudah, anda tinggal mengkonsumsi masakan-masakan yang mengandung bawang putih.

    • Ekstrak biji grapefruit
    Ekstrak biji grapefruit merupakan anti jamur yang aman untuk si bayi. Cairkan dengan air, lalu Anda bisa teteskan ke mulut si bayi. Saat ditetesi, bayi akan merasa kepahitan. Namun, khasiatnya akan terasa untuk si bayi.
     
    • Menghirup udara segar

    Jamur dapat berkembang dalam lingkungan yang gelap dan lembap. Untuk itu, jangan pernah Anda memakai pakaian yang ketat agar jamur tidak berkembang di payudara. Memakai pakaian ketat akan membuat sirkulasi udara tidak lancar. Dengan begitu, bayi Anda tidak akan mengalami sariawan.